Thursday, February 12, 2009

SURAH AT TIN 1-8

وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ ﴿١﴾
(1) Demi buah tiin dan zaitun,


وَطُورِ سِينِينَ ﴿٢﴾
(2) Dan gunung Tursina,

وَهَـٰذَا الْبَلَدِ الْأَمِينِ ﴿٣﴾
(3) Serta negeri (Mekah) yang aman ini;


لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ ﴿٤﴾
(4) Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya (dan berkelengkapan sesuai dengan keadaannya).

ثُمَّ رَدَدْنَاهُ أَسْفَلَ سَافِلِينَ ﴿٥﴾

(5) Kemudian (jika dia panjang umur sehingga tua atau menyalahgunakan kelengkapan itu), Kami kembalikan dia ke serendah-rendah peringkat orang-orang yang rendah,

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ ﴿٦﴾
(6) Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh, maka mereka beroleh pahala yang tidak putus-putus.

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِالدِّينِ ﴿٧﴾

(7) (Jika demikian kekuasaanKu), maka apa pula yang menjadikan engkau seorang pendusta, (berkata tidak benar) mengenai hari pembalasan, sesudah (ternyata dalil-dalil yang membuktikan kekuasaanKu mengadakan hari pembalasan) itu?

أَلَيْسَ اللَّهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِينَ ﴿٨﴾

(8) Bukankah Allah (yang demikian kekuasaanNya) seadil-adil Hakim?

No comments:

Post a Comment